Member Area

ESILO Media Aspirasi Rakyat

Saturday
May 19th
Home
E-Silo PDF Print E-mail

Image"ESilo merupakan media elektronik dari Buletin SILO. SILO diterbitkan oleh Yayasan Merah Putih (YMP) Sulawesi Tengah. Pimpinan Redaksi Nasution Camang Redaktur Pelaksana Edy Wicaksono Redaktur Badri Djawara (Ampana) Azmi Sirajuddin (Luwuk), Salam (Palu) Dewan Redaksi Nasution Camang, H Nungtji H Ali, Surahman Cinu ,M.H.R Tampubolon Staf Redaksi Muh. Fauzan, Umar, Amran Tambaru, Zaiful, Agus Basuni, Kiki Rizki A Koresponden Ridwan Djanun, Salim, Hamsa Pamu, Sutanto, Ghofur Kontributor Mitha, (Poso), Andi Anwar (Donggala)Design Page Muh Nawir Lakawa Dokumentasi Mohammad Akbar Sirkulasi Sutanto, Umar (Palu) Wiwi Suliwati S (Ampana), Sutanto (Luwuk) Alamat Redaksi Jalan Tadulako II No 11 Telp/Fax. (0451) 4740895 Kelurahan Palupi Kecamatan Palu Selatan Kota Palu - Sulawesi Tengah. Alamat Distribusi Ampana Jalan Muhammad Hatta Lorong Mesjid Al Muhsinin No 47 Telp (0464) 21928 Kelurahan Uentanga Bawah, Ampana-Kabupaten Tojo Unauna. Email This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

 
Fokus Utama
Image Tambang rakyat pilihan sulit

“Saat petugas penertiban datang, banyak penambang yang lari. Saya tetap bertahan, kalau mau di tangkap, tangkap saja! Hidup terlalu susah.” Ungkapan sederhana dan lugas ini cukup menggambarkan posisi dilematis para penambang ilegal di Bangka Belitung.  Seorang ibu mengungkapkan pernyataanya itu dalam sebuah program tayangan di salah satu televisi swasta. Ibu itu mewakili para sekitar 6500 penambang Nikel di Bangka Belitung (Babel). Aktivitas mereka sering disebut PETI (Penambang Tanpa Izin).

Baca Lengkapnya...
 
Fokus
Apa itu REDD,? “Menanam satu pohon berarti menunda kiamat”, guyonan ini pernah dilontarkan oleh salah seorang aktifis mahasiswa pecinta alam, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Datokarama Palu, dalam sebuah perbincangan santai di Sekertariat mereka beberapa bulan lalu. “Meski Tuhan telah menetapkan kiamat akan dating esok hari, tetaplah menanam pohon hari ini”. Ucap pria yang akrab disapa Nejo itu disambut argumentasi ringan dari teman-temannya. Tak ada istilah REDD yang terucap kala itu, namun kalimat itu menjadi relevan menggambarkan tujuan REDD.
Salam
Menakar Posisi Masyarakat Adat dalam Skema REDD Lebih dari satu dekade isu pemanasan global selalu menjadi pembicaraan penting, tidak hanya dikalangan akademisi atau aktifis lingkungan hidup namun juga di tingkat pemimpin negara-negara, berbagai pertemuan pun telah digelar untuk menghasilkan kesepakatan global menyangkut upaya mengatasi pemanasan global.  kini isu pemanasan global kian menghangat setelah dampaknya mulai terasa dimana-mana, termasuk di Indonesia.
 
Pekarangan
Raperda Perlindungan Tau Taa Wana, Inisiatif Bijak BPRD Morowali Ini boleh jadi kabar gembira bagi Masyarakat Adat Tau Taa Wana di Kab. Morowali. Pasalnya, Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kab. Morowali, bersetuju mendorong lahirnya Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat Tau Taa Wana Kabupaten Morowali melalui “hak inisiatif” yang dimilikinya. Persetujuan itu diputuskan dalam rapat internal Baleg, Selasa (4/5/2010) silam.
Opini
Kekayaan Taman Nasional dan Kemiskinan kaum Tani Oleh: Rizal Cadas
Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi (pasal 1 butir 14 UU No. 5 Tahun 1990).
 
 


E-SILO Terbaru

Image


Silo Edisi 34/Sep-Okt 2009

Login E-Silo






Lupa Password?
Belum Punya Akun? Daftar

Pengunjung E-Silo

We have 21 guests online

Arsip E-Silo


Silo 22